RSS

INTEGRASI TUMBUHAN DENGAN AL-QURAN

06 Jul

BAWANG PUTIH (Allium sativum)

               Kingdom Plantae

                  Divisi  Magnoliophyta

                     Kelas Liliopsida

                        Sub Kelas Liliidae

                           Ordo Liliales

                               Famili Liliaceae (suku bawang-bawangan)

                                  Genus Allium

                                     Spesies Allium sativum L.

 

 

Habitus:
          
Herba semusim, berumpun yang mempunyai ketinggian sekitar 60 cm.

 

Deskripsi:

Bawang putih termasuk klasifikasi tumbuhan terna berumbi lapis atau siung yang bersusun. Bawang putih tumbuh secara berumpun dan berdiri tegak sampai setinggi 30 -75 em, mempunyai batang semu yang terbentuk dari pelepah-pelepah daun dan berwarna hijau. Helaian daunnya mirip pita, berbentuk pipih dan memanjang. tepi rata, ujung runcing, beralur, panjang 60 cm dan lebar 1,5 cm. Bunganya berwarna putih, bertangkai panjang dan bentuknya payung. Akar bawang putih terdiri dari serabut-serabut kecil yang bejumlah banyak. Dan setiap umbi bawang putih terdiri dari sejumlah anak bawang (siung) yang setiap siungnya terbungkus kulit tipis berwarna putih. Bawang putih yang semula merupakan tumbuhan daerah dataran tinggi, sekarang di Indonesia, jenis tertentu dibudidayakan di dataran rendah. Bawang putih berkembang baik pada ketinggian tanah berkisar 200-250 meter di atas permukaan laut.

 

NamaLokal:
          Garlic (Inggris), Bawang Putih (Indonesia), Bawang (Jawa), Bawang Bodas (Sunda), Bacong landak (Lampung), Kasuna (Bali), Lasuna pute (Bugis), Babang pole (Madura), Bawa bodudo (Ternate), Kalfeo foleu (Timor).

 

  1. A.  Tinjauan Menurut Sains
  • Kandungan Kimia

             Kandungan kimia yang berada dalam bawang putih ialah vit. C, allicin dan aliin yg berkaitan dg daya anti kolesterol, mineral, fosfor, kalsium, kalium, besi, vit. B, enzim alinase, germanium, sativine, sinistrine, selenium, scordinin, nicotinic acid.  alanine, α- tokoferol,  camphene, eugenol, γ- terpinen dan histidin. Selain itu bawang putih juga mengandung minyak atsiri, yang bersifat anti bakteri dan antiseptic, dan lain-lain. 

Bawang putih mengandung zat-zat:
1. Kalsium: bersifat menenangkan sehingga cocok sebagai pencegah hipertensi.
2. Saltivine: bisa mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan serta merangsang susunan sel saraf.
3. Diallysulfide, alilpropil-disulfida: anti cacing.
4. Belerang
5. Protein
6. Lemak
7. Fosfor
8. Besi
9. Vitamin A, B1 dan C.

 

  • Manfaat :

          Hipertensi, Asma, Batuk, Masuk angin, Sakit kepala, Sakit kuning; Sesak nafas, Busung air, Ambeien, Sembelit, Luka memar, Abses; Luka benda tajam, digigit serangga, Cacingan, Sulit tidur (Insomnia).

Selain manfaat di atas, bawang putih juga mempunyai beberapa kegunaan,  diantaranya ialah sebagai obat:

a. Flu dan Batuk.

Kandungan sulfur yang terkandung dalam bawang putih membuatnya memiliki bau dan rasa yang khas dapat meningkatkan dan mempercepat kegiatan membran mucous di saluran pernapasan, yang membantu melegakan pemampatan dan mengeluarkan lendir. Pada tahun 1992, peneliti dari Universitas Brigham Young di Utah melaporkan bahwa bawang tumbuk dalam minyak membunuh bukan hanya membunuh rhinivirus tipe 2 (penyebab umun flu), tetapi juga membunuh 2 macam herpes (penyakit kulit menular) dan beberapa virus umum lainnya.

b. Kolesterol

Salah satu studi yang dipublikasikan di “The Journal of The Royal College of Physicians” oleh Silagy CS dan Neil HAW tahun 1994 menyebutkan bahwa bawang putih merupakan agen untuk mengurangi lemak. Penulis menyatakan bahwa suplemen bawang merupakan bagian terpenting dalam penyembuhan kolesterol tinggi. Menurutnya, secara keseluruhan, penurunan terjadi sebesar 12 % dari total kolesterol. Penurunan ini terjadi setelah 4 minggu perawatan.

c. Kanker

Bawang juga mempunyai kandungan untuk memerangi kanker, terutama kanker perut dan usus besar. Organosulfida yang terkandung dalam bawang putih membantu hati memproses senyawa kimia beracun, termasuk senyawa kimia yang menyebabkan kanker beberapa penelitian epidemiologis menunjukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi bawang putih lebih rendah resikonya terkena kanker perut dan usus besar. Untuk memastikan bahwa anda akan mendapatkan hasil yang maksimal, peneliti dari Penn State Unipersity merekomendasikan untuk membiarkan dulu potongan atau tumbukan bawang selama paling sedikit 10 menit, memberi waktu bawang itu membentuk kandungan-kandungan yang membantu memerangi kanker.

d. Kehamilan

Riset terbaru menunjukkan bahwa menkonsumsi bawang putih selama kehamilan mengurangi resiko komplikasi kehamilan pre-eclampsia (meningkatkan tekanan darah kandungan protein dalam urine). Dalam beberapa studi juga mengungkapkan bahwa bawang putih juga membantu menaikkan lambatnya berat badan bayi yang terlalu kecil. Riset dilakukan oleh Dr. D. Sooranna, Ms J. Hirani dan Dr. I Das di Academic Department of Obsterrics dan Gynaecology, Chelsea dan Westminster Hospital in London UK. Mereka menyimpulkan bahwa walaupun pre-eclampsia dan kelambatan pertumbuhan merupakan kondisi yang kompleks, mengkonsumsi tablet bawang putih secara standar selama masa kehamilan dapat mengurangi kemungkinan–kemungkinan komplikasi pada kelahiran. Mereka memfokuskan pada kelambatan pertumbuhan pada bayi dan pre-eclampsia, kondisi yang sangat berbahaya bagi ibu dan anak yang terjadi pada kira–kira satu diantara sepuluh kehamilan.

  • Efek Farmakologi Berdasarkan Hasil Penelitian Ilmiah Lain :

Sebagai Antibakteri

Uji aktivitas bawang putih secara in vitro sebagai antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae yang merupakan bakteri penyebab infeksi nosokomial yang resisten terhadap antibiotik dilakukan dengan menggunakan minyak bawang putih, dialil monosulfida dialil trisulfida (DAT) dan DATS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak bawang putih pada konsentrasi 32 mg/L, DAT dan DATS pada konsetrasi 8 mg/L memiliki aktivitas yang potensial untuk mencegah atau mengobati infeksi nosokomial yang disebabkan oleh bakteri yang resisten tehadap antibiotik.

Sebagai Antivirus

Pemberian tepung bawang putih dosis 10 mg/kg bb pada ayam broiler secara per oral selama delapan minggu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar antibodi ayam secara signifikan yang berperan penting dalam melawan virus penyebab Newcastle Disease (ND) dan Infecious  Bursal Disease (IBD).

 

  1. B.  Tinjauan Menurut Islam
  2. وَإِذْ قُلْتُمْ يَامُوسَى لَن نَّصْبِرَ عَلَىطَعَامٍ وَاحِدٍ فَادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنبِتُ اْلأَرْضُ مِن بَقْلِهَا وَقِثَّآئِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ الَّذِي هُوَ أَدْنَى بِالَّذِي هُوَ خَيْرٌ اهْبِطُوا مِصْرَا فَإِنَّ لَكُم مَّا سَأَلْتُمْ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ وَالْمَسْكَنَةُ وَبَآءُوا بِغَضَبٍ مِّنَ اللَّهِ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِئَايَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ الْحَقِّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْاوَكَانُوا يَعْتَدُونَ {61}

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata:”Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Rabb-mu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu: sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata:”Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang baik Pergilah kamu ke suatu kota, pastilah kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpakan kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas”,[61].                                      {Q,.s.al-Baqarah/02:60-61}

Tafsir Ayat

Makna Ayat Secara Global

Dalam ayat (61), Dia Ta’ala mengingatkan mereka akan akhlaq buruk para pendahulu mereka yang diantaranya adalah tidak sabar, keras kepala, tidak pandai mengatur diri, tidak balas budi terhadap kebaikan, suka merubah lafazh-lafazh dari firman Allah dan lain sebagainya. Hal seperti ini tampak jelas di dalam beberapa hal:

  • Ucapan mereka: “Hai Musa! Gantilah!”…”Hai Nabi Allah atau Rasulullah! Kami tidak akan bersabar dengan satu macam makanan saja!”.
  • Ucapan mereka: “Mintalah kepada Rabb-mu untuk kami” padahal seharusnya mereka mengucapkan dengan “Mintalah kepada Allah Ta’ala untuk kami” atau “Mintalah kepada Rabb Ta’ala untuk kami”.
  • Kebosanan mereka terhadap daging dan madu dan meminta bawang putih dan bawang merah sebagai gantinya. Ucapan Nabi Musa terhadap mereka di dalam ayat: “Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang baik”, merupakan indikasi dari hal itu.

Sebagaimana Dia Ta’ala juga mengingatkan mereka akan akibat yang pahit yang akan mereka rasakan karena kekufuran mereka terhadap ayat-ayat Allah, membunuh para Nabi, perbuatan yang melampaui batas dan pembangkangan mereka. Hal itu semua akan menyebabkan mereka dihinakan dan dimurkai oleh Allah Ta’ala.

Semua hal tersebut, ditambah yang lainnya adalah termasuk ke dalam hal yang telah Allah ingatkan kepada orang-orang Yahudi agar mereka mau menjadikannya pelajaran dan bersyukur lantas beriman kepada Nabi-Nya, Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam serta masuk ke dalam Dien-Nya. Bila demikian, maka hidup mereka akan menjadi sempurna dan akan berbahagia setelah diselamatkan dari kehinaan dan kemurkaan di dunia dan azab neraka pada hari Kiamat kelak.

Makna Ayat

  • [Dan (ingatlah), ketika kamu berkata:”Hai Musa…] [kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja…] :

Ini adalah luapan kebosanan mereka terhadap kondisi yang mereka alami. Kondisi dimana penuh dengan nikmat, rizki yang baik-baik serta hidup yang serba enak. Sebaliknya menyingkap keinginan mereka untuk kembali kepada kehidupan kasar yang sudah terbiasa mereka lakukan. Karena itu, mereka berkata: ‘Kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu makanan saja’, yakni karena hanya dua jenis makanan itu saja (manna dan salwa) yang dimakan setiap harinya dan tidak ada lagi makanan selain itu dan tidak diganti-ganti.

  • [Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Rabb-mu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang..][ditumbuhkan…] : yakni dikeluarkan.
  • [bumi…][yaitu: sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya…] :

kata ‘al-Baql’ (sayur-mayur) maknanya: setiap tumbuhan yang tidak memiliki batang/dahan sedangkan lawannya, kata ‘asy-Syajar’ (pohon) adalah yang memiliki batang/dahan. Yang dimaksud di dalam ayat ini adalah sayur-mayur yang dikonsumsi oleh manusia. Sedangkan kata ‘al-Fûm’ maknanya bermacam-macam; ada yang mengatakan: ‘ats-Tsaum” (bawang putih), ada yang mengatakan: ‘al-Hinthah’ (gandum). [Zub]

  • [Musa berkata:”Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang baik…] :

yakni apakah kalian menempatkan posisi semua tetumbuhan dan sayur mayur ini sebagai ganti posisi al-Mann dan as-Salwa yang keduanya ini adalah lebih baik dari itu semua. Padahal dari sisi rasa, keduanya adalah lebih enak, disamping kelebihan lainnya bahwa keduanya berasal dari sisi Allah tanpa perantaraan makhluq manapun, tidak diragukan lagi kehalalannya dan di dalam mendapatkannya tidak perlu memporsir tenaga dan bersusah-susah.

Abu Ayyub RA meriwayatkan katanya: Adalah Rasulullah SAW apabila baginda didatangkan makanan maka baginda memakan sebahagiannya dan yang lebihnya dikirim kepada ku. Pada suatu hari baginda mengirimkan kepada ku makanan yang lebih yang tidak pun dimakan sebahagiannya kerana padanya ada bawang putih. Saya bertanya kepada beliau: Apakah ia haram? Baginda bersabda: Tidak. Tetapi aku tidak menyukainya kerana baunya. Abu Ayyub berkata: Sesungguhnya saya tidak menyukai apa yang anda tidak menyukainya.Huraian Hadith: Bau-bauan pada umumnya mempunyai pengaruh yang kuat terhadap manusia dan haiwan.

Ustadz syaikh Haidar, semoga Alloh merahmati beliau, pernah member nasehat,”jika kamu ingin kuat dan cerdas, maka makanlah bawang putih setiap hari lantas minum segelas susu pada pagi hari setelah Bangun tidur.”

Daud al_anthaki berkata bahwa khasiat bawang putih bisa menyembuhkan lebih dari empat puluh macam penyakit.

Ibnu Sina menyatakan,” bawang putih dapat melemaskan dan menghilangkan bengkak, membersihkan kulit dan berguna untuk mencegah perubahan air. Abunya jika dilulurkan dengan madu sangat berguna untuk penyakit kulit, bermanfaat untuk mengobati alopesia dan pegal dipinggang. Bawang putih rebus di goreng dapat mengurangi sakit gigi, berkumur dengan air rebusannya selain mengurangi sakit gigi juga dapat membersihkan kerongkongan. Berkhasiat untuk batuk yang menahun, juga sakit dada karena kedinginan. Duduk diatas rebusan daunnya mengandung khasiat melancarkan kencing dan haid. Minum bawang putih tumbuk yang dicampur dengan madu dapat mengeluarkan dahak.

 

 

 

 

 

Referensi

Ekowaty,Maudy.2000.Menanam dan Memelihara Tanaman; Album Tanaman Hias No.15;Jakarta: Trubus.

Kitab Aysar at-Tafaasiir li Kalaam ‘al-Aliy al-Kabiir, karya Syaikh Abu Bakar al-Jazâiriy.

Kitab Zubdatut Tafsir min Fath al-Qadîr, karya DR. Muhammad Sulaiman Abdullah al-Asyqar).

Parkhust, Ronald W.;1999;The book of Ocimum and Hawaiian Tropical Flowers;Hawai; Pasific Isle Publishing Company

Tafsir  Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, terbitan Muassasah Qurthubah, cetakan pertama, 1421 H.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 6, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: